Padasan, Pakembinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta
0838-6918-5523
pantiasuhanalhakim@gmail.com

Tatacara dalam Mengerjakan Shalat Jum’at

Panti Asuhan Al Hakim Sinar Melati Yogyakarta - Berani Hidup Berakhlak Mulia

Tatacara dalam Mengerjakan Shalat Jum’at

Shalat Jum’at yang sering disebut dengan nama “Jumatan” merupakan ibadah yang wajib dikerjakan oleh kaum pria Islam, serta sunnah bagi yang muslimah. Bagi kaum Hawa, waktu dilaksanakannya shalat Jumat mengacu dengan salat Dzuhur seperti biasanya. Shalat Jumat dilaksanakan pada tiap Jumat di saat sudah memasuki waktu Dzuhur. Shalat ini termasuk yang penting di dalam Islam, karena keutamaannya yang luar biasa. Berikut merupakan tatacara dalam mengerjakan shalat Jumat yang benar.

Hukum Shalat Jumat

Hukum mengerjakannya adalah  fardhu ain  bagi tiap-tiap muslim, mukallaf, laki-laki, sehat, maupun bermukim. Tidak wajib jika kita sedang bermukim atau dalam perjalanan jauh. Jika tidak menemukan masjid untuk melaksanakannya bisa diganti dengan shalat Zuhur dengan cara menjamaknya atau mengqasharnya.

Kewajiban kitab melaksanakan shalat Jum’at di kitab suci Al Quran dalam surat Al Jumuah ayat 9.

Jumlah Jamaah

Sudah sejak dahulu sampai sekarang mengenai jumlah jamaah sangat diperhatikan. Meski tidak benar di dalam Al Qur’an, masih ada risalah yang dikemukakan oleh beberapa ahli hadist sebagai acuan hukum. Mayoritas ulama mengatakan bahwasanya melakukan shalat jumat minimal 40 orang.

Hukum Khutbah Jumat

1. Membaca hamdalah dalam dua khutbah itu.

2. Membacakan shalawat atas Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam dalam dua khutbah.

3. Mewasiatkan dengan ketaqwaan kepada Allah subhanahu wa ta’ala dalam dua khutbah.

4. Membaca ayat Al Quran dalam salah satu khutbah.

5. Memohon ampunan bagi mukminin pada khutbah yang kedua.

Tatacara shalat jumat

Syarat Shalat Jumat

1. Beragama haruslah Islam.

2. Sudah baligh atau disebut juga dewasa jika sudah memasuki masanya.

3. Waras atau tidak gila atau mengalami gangguan mental lainnya seperti stres.

4. Haruslah laki-laki.

5. Sehat jasmani maupun rohaninya. Jika sakit, maka tidak wajib shalat Jumat

6. Tempat tinggalnya menetap.

Sunnah Sebelum Shalat Jumat

1. Memotong kumis serta merapikan rambut

2. Memotong kuku sampai habis

3. Mandi besar sesuai syariat dengan keramas

4. Bersiwak

5. Memakai minyak wangi

6. Datang lebih awal ke masjid

7. memperbanyak shalawat

8. perbanyak mengaji, berdo’a, juga berdzikir

9. Tetap tenang sewaktu khatib sedang membacakan khutbah

Tatacara Mengerjakan Shalat Jumat

Dalam do shalat jumat terdapat tatacaranya. Berikut tatacara daia shalat Jumat.

1. Membaca niat shalat Jumat

2. Bertakbiratul ihram atau membaca ” Allahu akbar

3. Membaca doa iftitah

4. Membaca surah al Fatihah.

5. Membaca surah pendek

6. Ruku ‘.

7. I’tidal

8. Sujud.

9. Duduk di antara dua sujud.

10. Sujud kedua.

11. Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat yang kedua.

12. Membaca surah al Fatihah.

13. Membaca surah pendek

14. Ruku ‘.

15. I’tidal

16. Duduk di antara dua sujud.

17. Sujud kedua.

18. Tasyahud akhir.

19. Membaca salam sembari menengok ke kanan dan ke kiri, hingga wajah samping nampak dari belakang

Shalat Jumat

Dihapuskan Darinya Dosa Dosanya Yang Sudah Terjadi

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda,

“Shalat lima waktu dan shalat Jumat yang satu ke Jumat yang berikutnya dapat menghapuskan dosa di antara sisanya selama tidak dilakukan dosa besar.”

(Imam Muslim).

Mendapat Hadiah Pahala yang Besar

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda,

“Barangsiapa yang mandi pada hari Jumat mandi janaba, lalu berangkat menuju masjid, maka dia seolah berqurban dengan seekor unta”.

(Imam al Bukhari dan Imam Muslim).

Layaknya Puasa dan Shalat Satu Tahun

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda,

“Barangsiapa yang mandi pada hari Jumat lalu ia mencari tahu (ke masjid), mendengar dan memperhatikan khutbah, maka setiap langkah anak-anak akan datang seperti puasa dan shalat aparat.”

(at-Tirmidzi).

Ancaman Bagi yang Meninggalkan Salat Jumat

Orang Munafik

Dari Usamah radhiallahu’anhu , Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda,

“Barang siapa yang mendengar adzan jumatan 3 kali, kemudian dia tidak menghadirinya maka dicatatlah sebagai orang munafik.”

(ath-Thabrani dalam Mujam al-Kabir, dan dihasankan al-Albani dalam Shahih Targhib).

Hatinya Terkunci

“Hendaknya, suatu pihak yang menganggapnya meninggalkan shalat jumat atau Allah akan mewajibkan hati mereka lalu menjadikan mereka benar-benar menjadi orang yang lalai,”

(an-Nasai dan Ibnu Majah).

Termasuk Orang yang Lalai

Dari Ibnu Umar dan Abu Hurairah radhiallahu’anhum , bahwasanya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda,

“Hendaknya orang yang suka meninggalkan Jumatan itu kebiasaan buruknya, atau Allah akan menjalankannya, kemudian dia akan menjadi orang ghafilin (orang lalai).”

(Imam Muslim).

Wallahua’lam.

https://books.google.co.id/books? 2ahUKEwi0oYSfr5LtAhUb7XMBHdoFBtk4PBDoATASegQIChAC

 

One Response

Leave a Reply

WhatsApp WhatsApp kami!