Padasan, Pakembinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta
0838-6918-5523
pantiasuhanalhakim@gmail.com

Ini Waktu Mustajabnya Do’a Saat Ramadhan

Panti Asuhan Al Hakim Sinar Melati Yogyakarta - Berani Hidup Berakhlak Mulia

Ini Waktu Mustajabnya Do’a Saat Ramadhan

INI WAKTU MUSTAJABNYA DO’A SAAT RAMADHAN

                                                           

Bulan Ramadhan telah tiba, ini adalah bulan yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat islam karena di dalmnya Allah SWT menebarkan rahmatnya. di bulan yang penuh berkah ini ibadah yang kita lakukan tidak hanya dilipat gandakan bahkan doa-doa yang kita panjatkan pun akan mudah diterima. tapi, tahu tidak, ada waktu mustajabnya doa di bulan ramadhan? nah, berikut penjelasannya.

  1. Pada Waktu Sahur

    Dari Abu Hurairah r.a. berkata Nabi Muhammad SAW bersabda: ” Rabb kita Allah SWT turun ke langit dunia ketika sepertiga malam terakhir. Kemudian Allah berfirman “Siapa saja yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari, no. 1145 dan Muslim, no. 758).

    Ibnu Hajar juga menjelaskan hadits di atas dengan berkata, “Doa dan istighfar di waktu sahur adalah  diijabahi (dikabulkan).” (Fathul Bari, 3: 32).Hadist di atas juga di kuatkan dengan firma Allah Ta’ala berikut:وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ“Dan orang-orang yang meminta ampun di waktu sahur.”  (QS. Ali Imran: 17).

  2. Pada Waktu Berpuasa

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

      “Tiga orang yang do’anya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan do’a orang yang dizalimi.” (HR.                    Ahmad 2: 305. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih dengan berbagai jalan dan penguatnya)

Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Disunnahkan orang yang berpuasa untuk memperbanyak do’a demi urusan akhirat dan dunianya, juga ia           boleh berdo’a untuk hajat yang ia inginkan, begitu pula jangan lupakan do’a kebaikan untuk kaum muslimin secara umum.” (Al-Majmu’, 6: 273)

Baca Juga Do’a Berbuka Puasa

3. Waktu Berbuka Puasa

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

       “Ada tiga orang yang do’anya tidak ditolak : (1) Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Do’a orang yang terzalimi.”          (HR. Tirmidzi no. 2526, 3598 dan Ibnu Majah no. 1752. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan). Dalam Tuhfah Al-Ahwadzi              (7: 278)

dijelaskan bahwa kmengapa do’a mudah dikabulkan ketika berbuka puasa yaitu karena saat itu, orang yang berpuasa telah menyelesaikan                 ibadahnya dalam keadaan tunduk dan merendahkan diri.

SUMBER    https://hajinews.id/2020/04/24/tiga-waktu-mustajab-saat-ramadhan/

 

Leave a Reply

WhatsApp WhatsApp kami!